Kepsek Tajir Berharta Rp 1,6 Triliun Ogah Terjun Politik, Pilih Momong Cucu Selepas Pensiun

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Kepala SMK Negeri 5 Kota Tangerang, Nurhali mendapatkan sorotan publik setelah masuk 10 besar pejabat terkaya di Indonesia. Kekayaan itupun tercatat berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dengan total 1,6 Triliun.

Nurhali pun menyatakan usai pensiun belum berniat untuk terjun ke dunia politik atau mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

Muat Lebih

Menurutnya, ia akan pensiun sebagai aparatur sipil negara (ASN) pada tahun 2023 mendatang. Belum ada niatan untuk terjun ke dunia politik.

“Pensiun 1 April 2023. Enggak kepikir,” ujar Nurhali saat dimintai keterangan oleh wartawan di SMKN 5 Kota Tangerang, kemarin.

Nurhali menegaskan, bahwa masa pensiun itu adalah masa istirahat. Bukan masanya untuk kerja kembali. Ia pun belum terlintas untuk masuk ke ranah politik usai pensiun.

“Masa pensiun itu harus istirahat. Masa harus kerja lagi. Gak terlintas saya kesana, Kaga. Saya cukup pensiun aja. Jadi MC aja, momong cucu,” tegasnya.

Nurhali mengatakan, sebagai penyelenggara negara diwajibkan melaporkan harta kekayaan tanpa terkecuali. Kemudian, melaporkan berdasarkan yang ada dan dimiliki.

Ada harta bergerak dan yang tidak bergerak harta tersebut dilaporkan berdasarkan instruksi LHKPN.

“Semuanya termasuk harta istri yang menjadi satu dilaporkan. Sebenarnya saya nggak tahu. Sejujurnya saya hanya melakukan kewajiban saja seorang penyelenggara negara. Bukan saya saja sih. Setiap tahun dilaporkan dan kenyataannya seperti itu,” katanya.

Harta Rp 1,6 Triliun tersebut merupakan harta yang tidak bergerak berupa tanah warisan bagian istri. Nurhali yang memiliki empat orang anak itu menyebutkan, tanah itu berada di Jakarta Utara seluas 8000 meter persegi.

“Itu tanah dari orangtuanya warisan tanah kosong. Sejak tahun 1970-an itu sudah dimilikinya,” terangnya.

Meski demikian, kata Nurhali, kekayaan yang dimilikinya sendiri tidaklah banyak. Ia menyebutkan mertuanya merupakan seorang pedagang yang tanah dimiliki begitu banyak. “Kekayaan saya ada tapi tidak sebanyak itu. Mertuanya pedagang tanahnya banyak,” tandasnya. [asa]

 

Sumber: Indopolitika.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *